Ketika Investor Mulai Melirik

Posted by Pulau Pasaran on Friday, February 13, 2015
Salah satu sentra perikanan di Lampung khususnya penghasil ikan teri nasi adalah Pulau Pasaran. Pulau Pasaran secara administratif berada di wilayah Kecamatan Teluk Betung Barat dan berjarak sekitar 65 km dari kota Bandar Lampung. Desa Pulau Pasaran yang wilayahnya seluas 12 hektar ini memiliki penduduk sebanyak 1.171 jiwa yang terdiri atas 574 orang  laki-laki dan 597 orang perempuan yang dikepalai 224 kepala keluarga.  Sektor perikanan menempati urutan pertama dalam mata pencarian warga desa Pulau Pasaran, ini terlihat dari rata-rata mata pencarian mereka yang sebagian besar sebagai nelayan dan pengolah ikan teri nasi, cumi, dan ikan lain.
Melihat Potensinya yang begitu besar program Hibah pengabdian yang di inisiasi oleh DP2M DIKTI melalui Program Hi-Link mencoba untuk menjembatani antara pengrajin dan investor. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendatangkan investor dari luar negeri secara langsung.

Secara khusus Program yang diketuai oleh Mahrus Ali pihaknya sengaja mengundang Mr. Henk ke Pulau Pasaran dengan kocek pribadinya sebagai bentuk untuk memperlihatkan kekayaan laut yang dimiliki Pulau Pasaran. Nantinya, ia berharap kepada Mr. Henk yang memiliki tiga perusahaan ekspor di Indonesia dapat memasarkan ikan teri dan kerang hijau ke Eropa, khususnya Belanda.
Melalui kedatangan investor dari Belanda ini diharapkan ada  bentuk penawaran kerja sama ekspor hasil perikanan Pulau Pasaran seperti kerang hijau dan ikan teri itu diselenggarakan Tim Pembinaan Masyarakat Unila di Pulau Pasaran.
Pada kesempatan kunjungan PUM Netherlands Senior Experts Henk Van Der Giessen berkunjung ke Pulau Pasaran, Kelurahan Kotakarang, Kecamatan Telukbetung Timur hadir pula Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. Keduanya berdiskusi dengan nelayan setempat di aula Pulau Pasaran didampingi mahasiswa dan akademisi dari Universitas Lampung (Unila). Kajian diskusi tentang produk lokal yang ada di Pulau Pasaran yang memiliki potensi untuk dijual di benua Eropa.

Acara yang digelar sebagai Ketua Program Pembinaan Masyarakat Unila Mahrus Ali mengatakan, Hal ini dilakukan sebagai salah satu program masyarakat dan anak-anak muda di daerah itu untuk sadar akan lingkungan serta akan dilakukan penelitian terus-menerus sebagai upaya pengembangan kualitas produk dari Pulau Pasaran yang selama ini dibuang ataupun dihargai dengan harga yang murah.