Kendaraan Laut Nelayan Pulau Pasaran

Posted by Pulau Pasaran on Friday, September 12, 2014
Pada awalnya kapal penangkap ikan yaitu rakit, kano dan perahu kecil biasa. Kapal tersebut terbuat dari rangka kayu dan dibalut oleh kulit hewan atau kulit kayu. Dengan menggunakan kapal tipe ini, maka jangkauan wilayah yang bisa layari nelayan sangatlah terbatas. Seiring berkembangnya waktu maka manusia terus melakukan eksplorasi terhadap kapal sehingga didapatlah berbagai desain kapal yang dapat kita lihat sekarang.

Sudah tahukah kita bahwa kapal-kapal nelayan ini memiliki harga yang cukup fantastis, kalau di darat kita mengenal mobil Fortuner keluaran Toyota atau Pajero keluaran Mitsubisi yang menjadi primadona saat ini. Maka dilautan kapal-kapal penangkap ikan ini memiliki harga yang tidak jauh berbeda dengan kedua tipe mobil tersebut. Untuk sebuah kapal yang memiliki kapasitas 150 ton ikan saja memiliki harga sekitar Rp. 600.000.000,- (sumber : www.waralabaku.com). Fantastis bukan??

Di pulau pasaran sendiri terdapat berbagai jenis tipe kapal yang digunakan masyarakat setempat untuk mendapatkan ikan. Ada tipe kapal yang terdapat kerambahnya langsung, tipe ini jika kita melihatnya sepintas maka kita akan menyangka itu merupakan keramba ikan biasa namun bila kita perhatikan lebih lama maka akan terlihat bahwa itu merupakan suatu kapal yang dapat berpindah tempat.

Kapal Yang dilengkapi Keramba

Tipe lain dari kapal tersebut adalah seperti gambar dibawah ini
Kapal Penangkap Ikan
Kapal tipe ini memiliki tiang-tiang tinggi yang digunakan untuk meyebarkan jaring ditengah laut untuk menangkap ikan. Kapal ini juga dilengkapi dengan sistem penerangan yang banyak sehingga saat beroperasi ditengah laut akan menghasilkan pemandangan yang unik.

Terdapat satu tipe kapal unik yang dimiliki masyarakat pulau pasaran. Kapal tipe ini merupakan jenis yang paling banyak dimiliki masyarakat pulau pasaran. Di dalam kapal ini terdapat tungku yang digunakan untuk merebus ikan teri yang merupakan produk utama pulau pasaran. Kapal ini menjadi salah satu solusi yang dipakai masyarakat untuk memperbaiki sanitasi di pulau pasaran. Sebelum adanya kapal ini masyarakat melakukan perebusan ikan teri di pulau, limbah yang dihasilkan dari perebusan ini memiliki bau yang menyengat. Sehingga orang yang baru pertama kali ke pulau pasaran akan langsung merasa mual-mual akibat mencium bau yang dihasilkan dari limbah.
Kapal Perebus Ikan Teri
Dengan menggunakan kapal yang dapat merebus ikan di tengah laut ini, pulau pasaran tidak lagi menghasilkan bau yang menyengat. Semua limbah yang dihasilkan dari perebusan langsung dibuang ditengah laut. Ketika kapal merapat ke pulau maka proses produksi yang dilakukan selanjutnya adalah melakukan sortir terhadap berbagai tipe ikan teri yang didapat. Efektifitas kerja dari nelayan dan ibu-ibu penyortir ikan ini menjadi lebih tinggi dan juga sanitasi di tempat ini menjadi lebih baik.

Created By : R. Prayudi