17-an Bersama Pulau Pasaran

Posted by Pulau Pasaran on Wednesday, August 27, 2014
Seperti yang kita rasakan dewasa ini, tanggal 17 Agustus tidak lagi semeriah tahun-tahun sebelumnya. Dan yang paling dirasakan perubahannya, berada di kota-kota besar. Banyak tradisi 17 Agustus yang sudah luntur bahkan cenderung hilang.

Tetapi tidak demikian di Pulau Pasaran. Di pulau ini, suasana 17 Agustus masih sangat terasa. Dimulai dari dekorasi tempat, rumah dan sekitar pulau. Pada 17 Agustus 2014 ini, warga Pulau Pasaran beserta Tim KKN Universitas Lampung 2014 dan Tim PKPM Darmajaya, bekerja sama untuk meramaikan semaraknya ulang tahun Republik Indonesia yang ke-69.

Terdapat bermacam-macam lomba yang diadakan, seperti lomba balap karung, lomba balap kelereng, lomba makan kerupuk, lomba tebas air, lomba tarik tambang, lomba futsal, dan lain sebagainya. Warga yang turut serta pun dari berbagai kalangan usia.

Lomba Balap Karung

Lomba Balap Kelereng

Lomba Makan Kerupuk


Kemudian setelah seluruh perlombaan selesai, dan telah diperoleh juara-juaranya, diadakanlah penutupan Acara 17 Agustus, yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus 2014 di Pulau Pasaran. Acara ini dihadiri oleh Bapak Drs. Yusirwan Alamsyah,selaku Camat Teluk Betung Timur, Bapak Zulkipli, selaku Lurah Kota Karang, Bapak Subur, selaku ketua RT 09 di Pulau Pasaran, dan pimpinan kelompok masyarakat di Pulau Pasaran.

Dalam acara penutupan 17 Agustus ini, sekaligus dilakukan peresmian dari Rumah Baca Harapan (RUBAH), Website Resmi Pulau Pasaran, dan Desain Packing Hasil Pulau Pasaran, yang merupakan program kerja dari Tim KKN Unila 2014, dan bertujuan untuk semakin memajukan Pulau Pasaran.


Beriringan dengan ulang tahun Republik Indonesia ini, banyak harapan yang ditujukan ke seluruh Indonesia. Dan juga sangat besar harapan dari Pulau Pasaran agar dapat berkembang jauh lebih pesat lagi, serta semakin dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia dan masyarakat dunia.